Showing posts with label Biologi. Show all posts
Showing posts with label Biologi. Show all posts

Metabolisme (Part I)

Posted by Oji Bejo on Wednesday, February 5, 2014

Metabolisme merupakan proses kimiawi yang terjadi didalam sel - sel makhluk hidup. Untuk melancarkan suatu proses metabolisme diperlukan suatu enzim. Fungsi enzim pada metabolisme yaitu untuk mempercepat proses reaksi dengan menurunkan energi aktivasi (energi yang digunakan untuk memulai suatu proses metabolisme). Metabolisme terbagi menjadi dua, yaitu anabolisme dan katabolisme. 
   ~ Anabolisme, merupakan proses penyusunan zat - zat sederhana menjadi zat yang lebih kompleks. Contohnya fotosintesis dan kemosintesis. Kali ini kita akan membahas tentang fotosintesis.
-) Fotosintesis ( foto artinya cahaya dan sistesis artinya menghasilkan sesuatu), yaitu proses penyusunan glukosa dari senyawa karbondioksida melalui bantuan cahaya matahari. Proses fotosintesis terbagi menjadi dua tahap, yaitu reaksi terang dan reaksi gelap.
        - Reaksi terang
Reaksi terang terjadi pada membran tilakoid. Pada membran tilakoid terbentuk suatu rangkaian fotosistem yang terdiri dari pusat reaksi, penerima elektron utama, pigmen - pigmen antena, dan klorofil pusat. Fotosistem sendiri ada dua macam, yaitu fotosistem I yang pusat reaksinya disebut P700 (mampu menyerap cahaya pada gelombang 700nm) dan fotosistem II yang pusat reaksinya disebut P680 (mampu menyerap cahaya pada gelombang 680nm).
Gambar 1. Struktur fotosistem
Reaksi terang dimulai ketika cahaya ditangkap oleh klorofil dan cahaya tersebut akan tereksitasi dan menghasilkan energi yang tinggi. Kemudian energi tersebut dialirkan ke pusat reaksi melalui pigmen - pigmen antena. Pada pusat reaksi energi tersebut ditangkap oleh klorofil pusat dan dialirkan ke penerima elektron utama yang akhirnya dialirkan ke rantai transpor elektron untuk dijadikan ATP (adhenosin tri phospat).
Aliran elektron pada reaksi terang ada dua, yaitu aliran siklik dan aliran non siklik. Pada aliran elektron siklik elektron yang tereksitasi kembali ke pusat reaksi dan hanya menghasilkan ATP, sedangkan pada elektron non siklik elektron yang terksitasi akan dialirkan ke NADPsehingga terbentuk ATP dan NADPH.
ATP dan NADPH adalah hasil dari reaksi terang yang nantinya akan menjadi salah satu bahan penting pada proses reaksi gelap.
        - Reaksi gelap
Reaksi gelap terjadi pada stroma klorofil dan tidak terjadi kecuali jika terdapat ATP dan NADPH, reaksi ini juga tidak bergantung pada adanya cahaya. Reaksi gelap terbagi menjadi dua jalur, yaitu jalur C3 (siklus Celvin) dan jalur C4. Sebenarnya pada reaksi gelap pasti melewati jalur C3, hanya saja ada beberapa tumbuhan seperti rumput, jagung, dan tebu yang terlebih dahulu melewati jalur C4 dan kemudian melewati jalur C3.
- - Jalur C3 (siklus Calvin)

Reaksi pada jalur C3 dimulai dengan ditangkapnya enam karbon dari senyawa karbon dioksida yang masuk dari udara ke dalam daun melalui stomata oleh RuBP (Ribolusa bifosfat). Kemudian enam molekul karbon tersebut diubah menjadi 12 PGA (fosfogliserat, senyawa berkarbon 3) dan melalui bantuan ATP dan NADPH,  12 PGA diubah menjadi 12  PGAL (fosfogliseraldehid). Dua PGAL akan diubah menjadi glukosa sedangkan 10 yang lainnya diubah menjadi RuBP yang digunakan untuk menangkap karbon yang lain.
- - Jalur C4
Pada jalur C4 karbon dioksida diikat oleh PEP (fosfofenol piruvat) dan diubah menjadi asam oksaloasetat yang kemudian diubah ladi menjadi asam malat. Asam malat di mesofil berdifusi ke berkas sel seludang. Di dalam sel seludang terbentuk asam piruvat dengan membebaskan karbon dioksida. Asam piruvat dengan bantuan ATP dib\pecah menjadi PEP untuk digunakan kembali pada jalur C4 di dalam mesofil. Sementara itu karbon dioksida masuk ke jalur C3 untuk membentuk glukosa.
More aboutMetabolisme (Part I)

Monera

Posted by Oji Bejo on Tuesday, August 13, 2013

Monera yaitu salah satu dari 5 kerajaan makhluk hidup (mahkluk halus gak ikut ya.. hihihihi) yang memiliki sifat yang berbeda dengan yang lain, yaitu tidak memiliki nukleus atau bersifat prokariotik.
Penasaran kan ?? Seperti apakah bentuk monera sebenarnya??. taraaaa...

Struktur tubuhnya terdiri dari:
- Lendir, untuku melicinkan tubuhnya. Terkadang lendir ini mengumpul sehingga terlihat seperti membentuk kapsul.
-  Dinding sel.
- Membran sel.
- Sitoplasma.
- Ribosom.
- Mesosom (pengganti mitokondria).
- Kromosom (pengganti klorofil).
- Flagel.

Sekarang kita masuk ke pembagian atau pengelompokannya.
<->Monera berdasarkan analisis molekuler dibagi menjadi 2 filum, yaitu :
-> Archaebakteria, ciri - cirinya : 
- Bersifat uniseluler.                                                   
- Tidak mengandung peptidoglikan pada dinding selnya.                                                      -
- Ribosomnya mengandung beberapa jenis RNA polimerase.

Sedangkan Archaebakteria sendiri dibagi menjadi : (keluar di soal SBMPTN tahun 2013)
- Methanogen : orgnisme anaerob yang dapat menghasilkan metana.
- Halofil ekstrem : organisme yang hidup ditempat yang memiliki kadar garam yang tinggi.
- Thermoasidofil : organisme yang suka hidup ditempat yang memiliki suhu yang tinggi dan memiliki kadar asam yang tinggi dan menggunakan hidrogen sulfida ( H2S) sebagai sumber energi.

-> Eubakteria, memiliki ciri - ciri :
-  Mengandung peptidoglikan pada dinding selnya.
                                                     
- Ribosomnya mengandung satu jenis RNA polimerase.
Eubakteria juga dikelompokkan menjadi beberapa kelompok tersendiri. Tetapi yang akan dibahas disini yang pernah atau sering keluar ditest aja ya.. hihihi.. pisss, ntar kalo ada yang mau tanya di facebook aja.
 
<-> Pembagian dari jumlah flagelnya (alat gerak) monera dibagi menjadi 4, yaitu:
a) Monotrik : memiliki satu flagel .
b) Lofotrik : memiliki banyak flagel yang terletak di salah satu ujungnya.
c) Amfitrik : memiliki banyak flagel yang terletak di dua ujungnya.
d) Peritrik : memiliki bayak flagel yang menutupi tubuhnya.
Ini dia penampakannya.,





<-> Berdasarkan teknik pengecatan gram.
- Gram positif, ciri - cirinya yaitu : berdinding tebal, tidak bisa dihilangkan warnanya dengan etil alkohol 95%, dan jika diolesi dengan iodin dan violet maka warnanya akan berubah menjadi ungu.
- Gram negati, cirif - cirinya yaitu :berdinding tipis dan warnanya bisa hilang jika diolesi dengan etil alkohol 95%.
Jadi bisa disimpulkan kalo monera = bakteri.
Alhamdulillah,, selese.

NB: Satu lagi yang sering nongol di SBMPTN. Yaitu anggota Eubackteria yang bernama Cyanobacteria.
Ingat ciri - cirinya ya,,, ^.^.
- Prokariotik (tidak memiliki membran dalam)
- Tergolong bakteri, bukan alga (karena prokariotik).
- Memiliki pigmen aksesori.
- Merupakan organisme pengikat nitrogen dengan heterokistanya.
- Bersifat fotoautotrof. 
- Bereproduksi dengna hormogonium.

Ini lho salah satu Cyanobacteria.


More aboutMonera

Virus

Posted by Oji Bejo on Monday, August 12, 2013

Virus berasal dari kata virion, yang berarti racun. Ini dia penampakannya:


Bagian - bagiannya
:
1) Kepala: mengandung salah satu protein dari DNA atau  RNA yang diselubungi semacam protien yang disebut kapsid.
2) Leher: pernghubung kepala dan ekor.
3) Ekor: sebagai tempat penetrasi dan adrobsi virus.
Perlu diingat,,,,,,!!!. Pada kebanyakan virus yang menyerang tumbuhan, mereka hanya memiliki RNA. Sedangkan virus yang menyerang tumbuhan memiliki DNA atau RNA.

Sifat - sifatnya: 
- Bukan termasuk organisme, karena virus tidak terdiri dari sel penyusun tubuh yang sempurna.
- Tubuhnya hanya berisi protein dan beberapa komponen kecil lain yang kurang penting.
- Hanya bisa hidup jika menempel pada inangnya. Inilah jawaban dari pertanyaan mengapa virus bisa dikatakan bukan makhluk hidup.
- Memiliki tujuan hidup yang simple, hehehe. Hanya memperbanyak diri dengan bereplikasi. Kalo ini jaawaban dari pertanyaan mengapa virus bisa dikatakan makhluk hidup.

Jadi kesimpulannya virus bisa dinyatakan sebagai makhluk hidup karena alasan tertentu dan bisa dinyatakan bukan makhluk hidup karena alasan tertentu.

Advantages and disadvantages of virus ^.^.
-> Keuntungan : - untuk membuat vaksin dan interferon.
                         - mengubah sifat dari bakteri dengan virus bakteriofage (virus yang menyerang bakteri)      sehingga bakteri bisa diperbanyak dan mengandung zat yang diinginkan.
-> Kerugian : - menyebabkan penyakit, hehehe namanya juga racun (virion). Dan diantara penyakit yang disebabkan virus yaitu:
* Pada tumbuhan : TMV (tobacco mosaic virus), menyerang tanaman tembakau.
* Pada hewan : -  menyebabkan penyakit New Castle Desease, Cacar, dan lain lain
* Pada manusia : - Menyebabkan penyakit Influenza, cacar, polio (nama virusnya Enterovirus), hepatitis, rabies, demam berdarah (nama virusnya Dengue), AIDS (nama virusnya  HIV).

    - HIV













- Dengue

More aboutVirus

Sistem sugesti (pencernaan) pada manusia - part 1

Posted by Oji Bejo on Thursday, July 26, 2012

Kita memasukkan makanan ke dalam tubuh dengan cara ditelan, cara ini disebut dengan digesti. Oleh karena itu system pencernaan pada manusia disebut juga dengan system digesti. Manusia mencerna makanan dengan dua cara, yaitu:
- Secara mekanik (dengan gerakan), cara terdapat pada mulut (gigi dan lidah), kerongkongan, lambung dan usus.
- Secara kimiawi (dengan bantuan cairan kimia), cara ini terdapat pada mulut (kelenjar saliva), lambung (HCl, pepsin, lipase, renin) dan pada usus. Sistem pencernaan pada manusia terdiri dari saluran pencernaan (mulut, faring, esophagus, lambung, dan usus) dan kelenjar pencernaan.

Organ manusia yang berperan dalam system pencernaan adalah sebagai berikut:
- Mulut
Mulut adalah tempat pencernaan makanan pada manusia. Didalam mulut makanan dicerna secara mekanik oleh lidah dan gigi dan secara kimiawi oleh kelenjar saliva.
A) Gigi, pada manusia gigi dibagi menjadi:
      1) Gigi susu, yaitu gigi yang pertama kali tumbuh yang terdiri dari 20 gigi dengan rincian sebagai berikut:









      2) Gigi dewasa, yaitu gigi yang tumbuh setelah gigi susu patah. Terdiri dari 32 gigi dengan rincian sebagai berikut:









- I = Insisivus / gigi seri, berfungsi memotong  makanan.
-C = Coninus / gigi taring, berfungsi mencebik cabik makanan.
-P = Premolar / gigi geraham depan, berfungsi mengunyah makanan.
-M = Molar  / gigi geraham belakang, berfungsi untuk mengunyah makanan.

B) Lidah, berfungsi untuk membolak balikkan makanan dan mencegah makanan kembali ke mulut
C) Kelenjar saliva Saliva adalah cairan yang keluar dari kelenjar saliva. Saliva berfungsi untuk menjaga suhu mulut, membantu proses penelanan, dan untuk mencerna makanan secara kimiawi karena didalamnya terdapat enzin ptyalin (enzim yang memecah gugus glukosa).
Pada mulut terdapat 3 kelenjar yang mehasilkan saliva, yaitu:
- Glandula parotis; terletak di bawah telinga.
- Glandula sublingualis; terletak di bawah lidah bagian dalam.
- Glandula submaksilaris; terletak di bawah lidah.












- Faring
 Faring merupakan saluran pendek yang menjadi pertemuan antara udara dan makanan.

- Kerongkongan (esophagus)
 Kerongkongan berbentuk seperti tabung dan memliki dinding yang tebal. Lapisan dindingnya terdiri dari otot memanjang dan otot melingkar, oleh karenanya pada kerongkongan terjadi gerak persitaltik(gerak bergelombang yang disebabkan oleh kontraksi san relaksasi otot yang berurutan) yang berfungsi untuk meremas makanan.

- Lambung (ventrikulus)













Lambung merupakan saluran pencernaan yang didalamnya terdapat banyak kelenjar yang menghasilkan secret ( senyawa hasil sekresi kelenjar). Lambung terdiri dari 3 bagian, yaitu:
- Kardiak ; bagian atas. Pada kardiak terdapat sfinkter kardiak yang akan membuka jika makanan akan masuk ke lambung
- Fundus; bagian tengah
- Pylorus; bagian bawah. Pada pylorus terdapat sfinkter yang akan membuka jika ada rangsangan dari HCl pada lambung.
Dalam lambung terdapat kelenjar yang menyekresikan tiga zat yang membantu mencerna makanan secara kimiawi, yaitu:
- Lendir lambung
- Hormon gastrin, merupakan hormon yang merangsang lambung menyekresikan getah lambung.
- Getah lambung, di dalam getah lambung terdapat berbagai zat, sebagai berikut:
   a) HCl, berfungsi untuk membunuh kuman, merangsang sfinkter pylorus, dan mengaktifka pesinogen menjadi pepsin.
   b) Pepsin, yaitu enzim yang memecah protein menjadi pepton.
   c) Lipase, yaitu enzim yang memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
   d) Renin, yaitu enzim yang menggumpalkan protein susu (kasein)

- Hati dan pankreas














Hati dan pankreas merupakan pertumbuhan dari usus bagian depan yang berkelenjar. Keduannya menghasilkan enzim yang membantu proses pencernaan.
Hati merupakan kelenjar terbesar yang terdapat pada tubuh manusia, fungsi hati dalam sistem digesti yaitu
- Menghasilkan empedu, yang berfungsi untuk menetralkan kimus yang bersifat asam.
- Detoksifikasi, yaitu menetralkan racun obat dan minuman alkohol
Sedangkan fungsi pankreas yaitu mengeluarkan getah pankreas yang mengandung berbagai zat sebagai berikut:
- Natrium bikarbonat, yaitu zat yang bersifat basa dan berfungsi untuk membantu menetralkan kimus.
- Nuklease, yaitu zat yang berfungsi menghidrolisis asam lemak dan nukleotida.
- Lipase pankreas, yaitu zat yang berfungsi untuk menghidrolisis lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
- Amilase pankreas, yaitu zat yang berfungsi memecah gula menjadi campuran glukosa dan maltosa.
- Protease, yaitu enzim yang memecah protein menjadi pepton.
More aboutSistem sugesti (pencernaan) pada manusia - part 1

Jaringan penyusun tubuh tumbuhan (part 2)

Posted by Oji Bejo on Tuesday, October 18, 2011

Jaringan dewasa atau jaringan permanen

Jaringan dewasa adalah jaringan yang sel selnya telah terdiferensiasi (perubahan bentuk sel sesuai dengan fungsinya) dan terspesialisasi ( pengkhususan sel untuk mendukung fungsi tertentu) dari sel sel hasil pembelahan jaringan meristem.
Lalu mengapa dinamakan juga sebagai jaringan permanen? Dinamakan jaringan permanen karena bentuknya telah mengalami diferensiasi yang tidak dapat kembali ke bentuk semula. Pada jaringan ini sel selnya sudah tidak lagi mengalami pertumbuhan atau terhenti pertumbuhannya untuk sementara.
Secara garis besar jaringan dewasa dibagi menjadi 4, yaitu:

             o) Epidermis

Gambar. Epidermis pada bawang

Jaringan epidermis merupakan jaringan terluar tumbuhan yang menutupi seluruh bagian tubuh tumbuhan. Epidermis berbentuk pipih dan sel selnya tersusun rapat.

Ciri ciri dari jaringan epidermis yaitu:
- Sel selnya tersusun dari sel hidup
- Tidak memiliki klorofil kecuali pada sel penjaga stomata.
- Terdiri dari selapis sel tunggal
- Sel selnya tersusun rapat dan mempunyai banyak bentuk
- Mengalami modifikasi seperti menjadi stomata, trikomata, spina (duri), vilamen dan
sel kipas
 
Secara umum fungsi epidermis adalah untuk melindungi bagian dalam  tumbuhan serta sebagai tempat pertukaran zat. Berikut adalah modifikasi jaringan tumbuhan beserta fungsinya:
    - Bagian daun: jaringan epidermis menyekresikan kutikula untuk mencegah penguapan air. Kutikula adalah penebalan dinding luar yang tersusun atas kutin, pada daun kutikula berfungsi untuk melidungi daun dari air. Pada daun epidermis tidaklah berklorofil kecuali pada sel penjaga stomata.
    - Bagian batang: jaringan epidermis pada batang akan membentuk bulu, duri atau yang lainnya yang berfungsi sebagai pelindung.
    - Bagian akar: Sebagian epidermis pada akar akan bermodifikasi membentuk tonjolan yang dinamakan bulu akar yang berfungsi untuk menyerap air dari tanah serta sebagai tempat untuk osmosis dan difusi.

             o) Parenkim
Gambar. Macam macam jaringan parenkim

Jaringan ini berada di sebelah dalam epidermis dan terdapat hampir di semua bagian tumbuhan sebagai dasar dan sebagai pengisi jaringan tumbuhan. Pada parenkim antara sel satu dan sel yang lainnya terdapat ruang antar sel. Pada sel sel parenkim terdapat organel yang lengkap yang bisa berubah sifatnya menjadi meristematis (membelah diri), contohnya pada penyembuhan luka.
Jaringan parenkim mempunyai beberapa fungsi, yaitu:
    - Parenkim untuk fotosintesis
Parenkim untuk fotosintesis adalah jaringan parenkim yang sel selnya mengandung klorofil (pigmen hijau), contohnya palisade (jaringan pagar), dan spons (jaringan bunga karang). Fungsinya sebagai penyimpan hasil fotosintesis yang bersifat sementara.
    - Parenkim penimbun
Parenkim penimbun berfungsi sebagai tempat penyimpanan makanan berupa gula, lemak, protein dari hasil fotosintesis. Daun yang memiliki kloroplas (organel yang berfungsi untuk fotosintesis) melakukan fotosintesis, lalu hasil fotosintesis diangkut ke seluruh bagian tubuh tumbuhan yang memerlukan dan sisanya akan akan diangkut ke parenkima batang, akar atau kotidelon. Hasil dari fotosintesis itu kemudian disusun menjadi bahan organik yang lebih kompleks, misalnya protein dan lemak, atau yang lainnya untuk di simpan.
Parenkima yang mengandung banyak kloroplas dinamakan klorenkim,
    - Parenkima udara ( aerenkim)
Pada parenkima udara sel selnya tersusun teratur dan memiliki ruang udara yang digunakan untuk mengapung, contohnya pada enceng gondok.
   o) Jaringan penguat
Agar tumbuhan dapat berdiri tegak tumbuhan mempunyai jaringan yang berfungsi sebagai penyonkong, dan jaringan penyokong atau penguat ini dibagi menjadi dua, yaitu:

         - Kolenkim


Pada umumnya kolenkim terletak di bawah epidermis batang, tangkai daun, tangkai bunga, dan ibu tulang daun. sel kolenkima biasanya memanjang sejajar dengan pusat organ tempat kolenkim itu terdapat. Dinding sel kolenkima mengalami penebalan yang tidak merata, Penebalannya terjadi pada sudut sudut sel. Dinding sel kolenkima tersusun dari selulosa, hemiselulosa, dan pektin. Kolemkima mempunyai sifat yang dapat membentang namun tidak dapat balik lagi ke bentuk semula seperti pada pertumbuhan bonsai. Fungsi jaringan kolenkim adalah sebagai penyokong tumbuhan muda yang mulai tumbuh dan tumbuhan herba.

    


- Sklerenkim
 
Gambar.  Sklerenkim
Skelrenkim terbentuk ketika semua dinding sel mengalami penebalan zat lignin pada pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder. Sklerenkima terdiri dari sel sel yang mati. Secara umum sklerenkim terbagi menjadi 2,  yaitu:
                   o) Serabut sklerenkima
    Terdiri dari sel sel yang panjang yang berasal dari sel sel meristem terdapat pada bagian tubuh tumbuhan, susunannya ada yang tunnggal diantara parenkim, ada yang bergerombol membentuk pita, contohnya pada serat daun nanas.
                   o) Sklereid (sel batu)
Dinamakan sel batu karena berdinding keras dan mengalami penebalan. Sel sklereid terdapat pada berkas pengangkut (xilem), diantara sel sel parenkim, korteks batang, tangkai daun, buah, biji, dan kulit biji. Fungsi sklerenkim adalah sebagai penyokong tumbuhan dewasa dan melindungi bagian lunak pada tumbuhan.
   Dan yang menbedakan antara kolenkim dan sklerenkim adalah pada kolenkim dindingnya tidak mengalami penebalan atau lignifikasi dan mengandung protoplasma. Sedangkan pada sklerenkim mengalami lignifikasi dan tidak terdapat protoplasma.

     o) Jaringan gabus (periderma)

Gambar. Jaringan gabus
Jaringan gabus adalah jaringan yang dibentuk dari hasil aktivitas sekunder yang menggantikan epidermis pada batang dan akar yang mulai menebal oleh zat lignin. Periderma terlihat jelas pada tumbuhan dikotil dan gymnospermae.
Struktur jaringan gabus terdiri dari:
         - Felogem (kambium gabus), Lapisan sel felogen bersifat meristematis. Felogen dapat terbentuk dari berbagai jaringan hidup, seperti parenkim korteks yang sel selnya dapat berubah menjadi meristematik. Felogen yang kearah luar membentuk gabus (felem) sedangkan yang kearah dalam membentuk parenkim (feloderm). Felogen, felem, feloderm membentuk jaringan kulit gabus (periderm).
         - Felem (gabus) felem merupakan lapisan gabus sebagai produk dari felogen yang terbentuk ke arah luar.
         - Feloderm (parenkim gabus) Jaringan ini dapat dikatakan homogen dengan parenkim korteks yang terbentuk ke arah dalam sehingga hanya terdapat di lapisan yang paling dalam. Dengan adanya jaringan gabus maka bagian dalam tumbuhan hidup terpisah dari udara luar. Maka dari itu diperlukan adanya hubungan antara bagian dalam tumbuhan dengan udara luar untuk menunjang berbagai macam proses kehidupan. Dalam hal ini pada jaringan gabus batang terdapat lentisel ( lubang tempat keluar masuknya zat).
 Fungsi jaringan gabus adalah sebagai pengganti epidermis dan sebagai pelindung tumbuhan dari penguapan.

NB: Baca juga yang part 3 ea....
More aboutJaringan penyusun tubuh tumbuhan (part 2)

Jaringan penyusun tubuh tumbuhan (part 1)

Posted by Oji Bejo on Friday, October 14, 2011

   Jaringan merupakan sekumpulan dari sel - sel yang mempunyai fungsi yang sama pada tempat tertentu dan terikat oleh bahan antar sel. Dan berdasarkan tahap perkembangan jaringan tumbuhan dibagi menjadi jaringan meristem dan jaringan dewasa atau jaringan permanen.

   1. Jaringan meristem.

Gambar. Jaringan meristem pada akar
Jaringan meristem adalah  jaringan yang sel penyusunnya bersifat embrional (terus menerus membelah diri untuk menambah jumlah sel dalam tubuh)
Ciri - cirinya:
   - Berdinding tipis.
   - Bentuk membulat.
   - Kaya protoplasma.
   - Vakuola kecil.
   - Tidak mengandung cadangan makanan.
   - Plastidanya berupa proplastida (plastida yang belum matang)
   - Mempunyai nukleus yang besar
   - Bentuk umumnya sama ke segala arah seperti kubus
Jaringan meristem menurut letaknya dalam tubuh tumbuhan dibagi menjadi:
   - Meristem apikal; yaitu meristem yang terletak di ujung, seperti ujung batang dan ujung akar.
   - Meristem lateral; yaitu meristem yang letaknya sejajar dengan permukaan organ, seperti pada kambium dan kambium gabus
   - Meristem interkalar; yaitu meristem yang letaknya diantara jaringan dewasa.

Sedangkan menurut asal terbentuknya jaringan meristem dibagi menjadi:
  1. Meristem primer.
Gambar. Bertambah tingginya tumbuhan dikarenakan aktivitas meristem primer
   Yaitu meristem yang terbentuk dari perkembangan sel sel embrional, seperti di ujung akar. Akibat dari aktivitas meristem primer ini memungkinkan tumbuhan untuk bertambah tinggi
    Daerah meristematik di belakang promeristem mempunayi tiga meristem, yaitu protoderma (yang akan membentuk epidermis), prokambium ( yang akan membentuk jaringan ikatan pembuluh primer) dan meristem dasar (akan membentuk jaringan dasar tumbuhan yang akan mengisi empulur dan korteks contohnya parenkim, kolenkim, sklerenkim).

   2. Meristem sekunder.
Gambar.  Bertambah lebarnya batang pohon karena akibat dari aktivitas sekunder
    Yaitu meristem yang terbentuk dari perkembangan jaringan dewasa yang telah mengalami perubahan bentuk sesuai dengan fungsinya (diferensiasi) dan terhenti pertumbuhannya. Namun kembali bersifat embrional contohnya pada kambium gabus yang terdapat pada tumbuhan dikotil dan gymnospermae. Sedangkan akibat dari aktivitas meristem sekunder yaitu tumbuhan akan bertambah besar.
   Pada tumbuhan dikotil terdapat meristem primer dan sekunder, namun pada tumbuhan monokotil hanya terdapat meristem primer saja.

More aboutJaringan penyusun tubuh tumbuhan (part 1)

Macam macam transpor melalui membran

Posted by Oji Bejo on Saturday, October 1, 2011

 Diantara fungsi suatu membran adalah sebagai pengatur keluar masuknya zat untuk memperoleh pH (derajat keasaman) yang sesuai, mengendalikan konsentrasi ion dalam sel, dan membuang sisa metabolisme yang tidak berguna bagi sel. Lalu bagaimanakah membran sel bisa melakukan semua itu?




Membran sel melakukan semua itu melalui transpor membran. Transpor membran dibagi menjadi 2, yaitu:
      1) Transpor pasif, yaitu transportasi yang tidak membutuhkan energi, transportasi ini terjadi secara spontan dari zat yang berkonsentrasi tinggi ke zat yang memiliki konsentrasi rendah. Transpor pasif ada beberapa macam, yaitu:
             o) Difusi, yaitu peristiwa berpindahnya zat pelarut  dari yang berkonsentrasi tinggi ke zat yang memiliki konsentrasi rendah. Proses perpindahan ini akan berhenti ketika kerapatan dalam ruangan menjadi rata. Analisa proses difusi adalah seperti menyebarnya molekul gula pada cairan teh yang tawar.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kecepatan proses difusi, yaitu :
                    - Ukuran partikel, semakin kecil bentuk partikel maka proses difusi akan semakin cepat.
                    - Ketebalan membran, semakin tebal lapisan membran maka proses difusi akan semakin lambat.
                    - Suhu, semakin tinggi suhu suatu partikel maka proses difusi akan semakin cepat.
                    - Luas suatu area, semakin luas area difusi maka proses difusi akan semakin cepat.
              o) Difusi terfasilitasi, yaitu proses difusi yang dibantu oleh protein pembawa seperti proses pengangkutan glukosa dari lumen usus ke dalam pembuluh darah usus halus. Caranya, glukosa akan diikat oleh protein pembawa lalu protein pembawa akan mengubah bentuknya dan mendorong glukosa ke dalam sel. Setelah itu protein pembawa akan kembali ke bentuk yang semula.
       o) Osmosis, yaitu proses berpindahnya suatu zat pelarut atau ion dari zat yang berkonsentrasi tinggi ke zat yang memiliki konsentrasi rendah melalui suatu membran atau disebut juga difusi melalui membran yang bersifat semipermeabel (hanya zat tertentu yang bisa masuk ke dalam sel).
Karena membran sel bersifat semipermeabel maka zat terbagi menjadi dua, yaitu:
  - Zat yang dapat melewati membran sel (bersifat permeabel).
Zat yang dapat melewati membran bermacam macam, yaitu zat zat terntentu yang larut dalam lemak, zat yang tidak bermuatan (netral), asam amino, asam lemak, gliserol, gula sederhana, dan air. Zat yang berelektrolit lemah lebih cepat melalui membran daripada zat yang berelektorlit kuat.
  - Zat yang tidak dapat melewati membran sel (bersifat impermeabel)
Zat yang tidak dapat melewati membran yaitu zat gula protein, zat yang larut dalam pelarut organik, dan zat yang berukuran besar.
      2) Transpor aktif, yaitu transportasi yang membutuhkan energi, dan transportasi ini melawan gradien konsentrasi. Transpor ada beberapa macam, yaitu:
               o) Pompa kalium - natrium.
Ion kalium penting untuk mempertahankan muatan listrik yang berfungsi untuk memacu transpor aktif zat zat lain. Sebenarnya ion kalium dan natrium dapat melewati membran, namun karena ion kalium diluar sel mempunyai konsentrasi rendah sedangkan didalam sel mempunyai konsentrasi yang tinggi dan sebaliknya ion natrium di dalam sel memiliki konsentrasi yang rendah sedangkan di luar sel memiliki konsentrasi yang tinggi  maka untuk menukar 2 ion kalium dengan 3 ion natrium dan memasukkan semua ion kalium ke dalam sel membutuhkan energi ATP.
Proses pompa kalium - natrium dimulai dari berubahnya protein intergal (protein pembawa) yang memungkinkan ion 3 natrium untuk masuk kedalan protein itu. Kemudian enzim akan memecah ATP dan fosfat akan menempel pada protein. Proses pemecahan energi ATP mengubah bentuk protein yang memungkinkan keluarnya ion natrium dan masuknya ion 2 kalium. Kemudian protein intergal melepaskan fosfat yang menempel pada protein dan bentuknya pun berubah menjadi membuka ke dalam lalu ion kalium keluar dari protein dan masuk ke dalam sel.
               o) Endositosis
Endositosis adalah proses pemasukan partikel atau cairan ke dalam sel melalui membran. Endositosis terbagi menjadi dua, yaitu :
   - Fagositosis : Proses dimana membran plasma membungkus partikel yang berukuran kurang dari 250 nm yang berada di luar sel dan menangkapnya dalam suatu vakuola makanan ( vakuola makanan yang terbentuk pada proses fagositosis disebut fagosom ). Contoh proses fagositosis adalah sel amoeba yang memakan bakteri.
  - Pinositosis : Proses dimana suatu sel memakan zat cair yang berukuran kurang dari 150 nm. Caranya, sel akan mengelilingi cairan yang akan dimakan lalu membentuk sebuah gelembung dan disimpan dalam suatu vakuola yang disebut pinosom.
                o) Eksositosis
Eksosotosis adalah proses pengeluaran zat yang tidak diperlukan di dalam sel melalui membran pada peristiwa sekresi ( proses keluarnya zat cair melalui kelenjar ). Caranya zat akan di masukkan ke dalam vakuola lalu berjalan menuju tepi sel. Setelah berada di tepi membran itu akan membuka dan zat zat tersebut akan keluar dari sel.
More aboutMacam macam transpor melalui membran

Organel sel (part 2)

Posted by Oji Bejo on Monday, August 22, 2011

1) GOLGI

Golgi juga biasa disebut dengan badan golgi atau kompleks golgi, ahli botani menamakannya diktiosom. Golgi ditemukan oleh Camilo golgi.
Organel ini terletak antara RE (retikulum endoplasma). Jumlah golgi didalam sel sangat beragam dari satu hingga ratusan sel. Pada sel hewan golgi cenderung bersambung, namun tidak pada tumbuhan.
Golgi merupakan organ polimorfik, yang tersusun atas tumpukan membran berkantong pipih (disebut sisterna) yang sangat kompleks. Pada bagian dalam kantong terdapat ruang ruang kecil yang mengandung sekrit, berupa butiran getah lisosom primer.
Pada ujung kantong pipih terdapat gelembung (vesikula), setiap unit sisterna tersusun atas empat sampai delapan kantong pipih yang terletak didalam rongga dengan diameter 100 Angstrom rongga tersebut dibatasi dengan membran tipis disebut lamela.

- Cara kerja kompleks golgi
Protein hasil sintesis yang berlangsung diribosom ditampung di RE. Oleh RE protein tadi dimasukan kedalam gelembung (vesikula), kemudian gelembung itu berenang didalam sitoplasma menuju ke golgi. Didalam golgi, protein tersebut direaksikan dengan zat zat lain, diantaranya direaksikan dengan glioksilat (gula) menjadi glikoprotein. Jadi, golgi berfungsi menambahkan glioksilat pada protein. Glikoprotein itu kemudian dimasukkan kedalam kantong sekresi. Akhirnya kantong kantong itu meninggalkan golgi, kemudian berenang didalam sitoplasma menuju tepi sel, yaitu ke membran plasma. Lalu membran plasma membuka (pecah) untuk mengeluarkan protein yang ada didalam sel menuju keluar sel. Dengan demikian protein yang diproduksi didalam sel telah diekresikan keluar sel. Karena hasilnya diekresikan maka golgi disebut pula organel sekretori.

2) MITOKONDRIA

Mitokondria merupakan penghasil energi (ATP) karena berfungsi untuk tempat berlangsungnya respirasi aerobik. Mitokondria adalah struktur kecil yang tersusun atas protein dan lipida yang membentuk suatu gel yang stabil dan keras.
Bentuk mitokondria beraneka ragam, namun secara umum mitokondria berupa butiran atau benang. Mitokondria bersifat plastis (bentuknya mudah berubah). Mitokondria terbentuk dari mitokondria sebelumnya.
Mitokondria memiliki dua membran, yaitu membran luar dan membran dalam. Proses respirasi terjadi pada membran dalam mitokondria dan matriks (cairan yang berada dalam mitokondria yang bersifat gel). Reaksi respirasi yang berlangsung dalam mitokondria adalah dekarboksilasi, oksidatif, daur krebs, dan transfer elektron.

3) LISOSOM

Lisosom merupakan membran yang berbentuk kantong kecil yang berisi enzim hidrolik yang disebut lisozim. Enzim lisozim berfungsi untuk mencerna zat zat yang masuk kedalam sel.
Lisosom dibentuk dari protein yang dihasilkan oleh ribosom dan kemudian masuk ke retikulum endoplasma (RE). Protein yang dimasukkan kedalam membran kemudian dikeluarkan ke sitoplasma. Namun, ada juga yang masuk kegolgi terlebih dahulu baru kemudian dilepas kesitoplasma.
-Fungsi lisosom:
1. Mencerna atau menghancurkan benda asing.
Contohnya, sel menelan benda asing berupa bakteri secara fagositosis, maka bakteri itu dimasukkan kedalam vakuola. Vakuola yang berisi bakteri itu kemudian didatangi oleh lisosom. Mambran lisosom dan membran vakuola bersinggungan, kemudian membran tersebut bersatu. Enzim lisosom yang aktif akan pecah, maka enzim lisosom akan keluar dari membran dan mencerna sel itu sendiri.
More aboutOrganel sel (part 2)

Membran plasma

Posted by Oji Bejo


Membran plasma tersusun atas molekul protein dan lemak. Molekul lemak tersusun menjadi dua lapis yang ada di bagian tengah membran dan dibagian luarnya terdapat lapisan protein perifer yang menyusun tepi luar dan dalam membran. Dibagian luar juga terdapat molekul protein yang masuk ke lapisan lemak yang dinamakan protein intergal. Tebal membran plasma antara 5 – 10 nm (nanometer). Molekul protein bersifat aktif (selalu bergerak) seperti ikan koi yang selalu bergerak di dalam kolam ikan, itulah sebabnya struktur membran plasma dinamakan “membran mosaik cair” atau "fluid mosaic membran”.

Lemak membran plasma tersusun dari sterol (lemak alkohol), glikolipid (lemak yang bersenyawa dengan karbohidrat), fosfolipid (lemak yang bersenyawa dengan fosfat). Fosfolipid sendiri terdiri dari bagian kepala yang bersifat hidrofilik (larut dalam air), dan bagian ekor yang bersifat hidrofobik (tidak larut dalam air). Sedangkan protein tersusun atas glikoprotein (protein yang bersenyawa dengan karbohidrat).

Fungsi membran plasma:
1. Melindungi isi sel
2. Mengatur keluar masuknya molekul.
Membran bersifat semipermeabel atau selektif permeabel yaitu artinya hanya zat tertentu yang dapat masuk kedalam membran.
3.Menerima rangsangan dari luar sebagai (reseptor)
Membran plasma menerima rangsangan berupa zat zat kimia. Bagian sel yang berfungsi sebagai penerima rangsang adalah glikoprotein.
More aboutMembran plasma

Dinding sel

Posted by Oji Bejo

(Dinding sel)
Dinding sel terdiri dari peptidoglikan, lemak dan protein. Sedangkan terdiri dari selulosa, hemiselulosa, pektin, kitin, dan lignin. Dinding sel dibentuk oleh kompleks golgi. Pada sel yang bertetangga, diantara dinding selnya terdapat lamela tengah yang banyak mengandung kalsium dan magnesium. sel sel yang bertetangga itu berhubungan dengan melalui pori pori yang disebut noktah. Noktah merupakan bagian dinding sel yang tidak mengalami penebalan. Oleh karena itu sitoplasma dapat keluar masuk dari sel satu ke sel yang lain melalui plasmodesma. Plasmodesma adalah tabung sitoplasma yang sangat halus dan menghubungkan sitoplasma dua sel yang saling berdekatan.
Pada beberapa sel, dinding sel yang tersusun atas selulosa mengalami penambahan zat lignin yang keras dan kaku. Dan setelah dewasa, umumnya sel sel itu akan mati, dan hanya dinding sel yang keras dan tebal yang tersisa. Kumpulan sel sel yang mati ini akan menjadi kayu, misalnya sel sel xilem yang terdapat pada tumbuhan dikotil.
Fungsinya:

1. Tempat pertukaran gas antara sel dengan lingkungannya.
2. Sebagai pelindung dan pemberi bentuk yang tetap pada sel.

    Pada dinding sel terdapat pori pori sebagai jalan keluar masuknya molekul molekul yang disebut lentisel. Dinding sel inilah yang membedakan antara sel hewan dan sel tumbuhan, karena dinding sel hanya terdapat pada tumbuhan.
    More aboutDinding sel

    Organel sel (part 1)

    Posted by Oji Bejo on Monday, July 25, 2011

    1) SITOPLASMA

    Sitoplasma merupakan semua isi sel (kecuali nukleus), sitoplasma tersusun atasa cairan dan padatan. Padatan sitoplasma tersusun atas bagian sel yang memiliki fungsi khusus yang disebut organel, misalnya ribosom. Cairan sitoplasma disebut sisotol tersusun atas air, protein, amino, vitamin, nukleotida, asam lemak, gula, dan ion ion. Cairan sitoplasma berrsifat heterogen yang kompleks dan koloid.
    Cairan sitoplasma mempunyai bentuk yang berubah ubah (tergantung pada kondisi sel) karena mengandung protein. Kadang bersifat cair (fase sol) kadang juga bersifat padat( fase gel). Namun pada umumnya sitoplasma yang berada didekat inti sel bersifat cair sedangkan sitoplasma yang berada didekat membran plasma bersifat padat
    Fungsi sitoplasma:
    1. Tempat penyimpanan bahan bahan kimia yang penting bagi metabolisme sel.
    2. Sebagai tempat berlangsungnya metabolisme sel


    2) NUKLEUS ( inti sel )


    Nukleus berbentuk bulat atau oval yang berdiameter sekitar 10 mikrometer. Dalam satu sel ada juga sel yang memiliki dua nukleus (dikariotik) dan mempunyai banyak sel (polikariotik) Didalam nukleus terdapat nukleoplasma, nukeklelous, RNA kromosom (yang tersusun atas protein dan RNA)memran nukleus terdiri tas membran dalam dan membran luar.
    Membran luar berhubungan langsung dengan RE (retikulum endoplasma) dan membran sel.
    Nukleoplasma terdiri atas air , protein, ion, enzim, dan asam inti. Didalam nukleoplasma terdapat benang kromatin (benang yang menyerap warna). Pada proses mitosis, benang kromatin tampak memendek yang disebut kromosom. Benang kromatin tersusun atas DNA dan protein.
    Didalam nukleus terdapat anak inti yang dinamakan nuklelous. Nuklelous hanya terbentuk pada saat proses transkripsi (tempat terjadinya proses sintesis RNA), oleh karena itu nuklelous dijadikan sebagai tanda bahwa sedang melakukan transkripsi
    Fungsi nukleus:
    1, mengendalikan aktivitas sel
    2, tempat penyimpanan informasi genetik (DNA)
    3, mengatur pembelahan sel
    4, Mengeluarkan RNA dan ribosom (tempat terjadinya sintesi protein) dari inti ke sitoplasma

    3) SENTRIOL


    Sentriol dapat dilihat ketika sel mengadankan pembelahan (hanya terdapat pada sel hewan), sentriol berjumlah sepasang yang saling tegak luruk antara sesamanya yang berada didekat nukleus. Pada daur hidupnya sentriol memiliki flagela (alat untuk bergerak) dan cilia (alat untuk menempel saat reproduksi).
    Pada saat pembelahan mitosis sentriol dibagi menjadi dua, yang keduanya menuju kutub yang berbeda dan kemudian terbentuklah spindel yang berfungsi menarik kromosom ke kutub masing masing.





    4) RETIKULUM ENDOPLASMA


    Retikulum endoplasma atau yang biasa disingkat dengan RE terletak pada pusat dibagian dalam endoplasma. RE nya terdapat pada sel eukariotik. RE mempunyai banyak bentuk (polimorfik) bentuk bentuknya adalah: berbentuk pembuluh (tubulus), gelembung (vesikula), dan berkantong pipih.
    Membran penyusun RE adalah protein dan lemak.
    RE berdasarkan ribosom yang mengelilinginya dibagi menjadi dua yaitu:
    1. Yang bergranula atau RE kasar ( terdapat bintik ribosom). Ribosom yang berbintil berfungsi sebagai tempat mensintesis protein.
    2. Yang tidak bergranula atau RE halus (tidak terdapat bintik ribosom), berfungsi sebagai tempat mensintesis lemak
    Fungsi RE:
    1. Sebagai tempat penampung sintesis protein.
    2. Sebagai penawar racun (detoksifikasi)
    3. Mensintesis lemak
    4. Sebagai jalan atau terowongan yang memindahkan molekul molekul dari bagian sel ke bagian yang lain.
    More aboutOrganel sel (part 1)

    Pengertian sel

    Posted by Oji Bejo on Friday, July 22, 2011

    Sel adalah unit terkecil dari makhluk hidup, dan orang yang pertama kali mengenalkan sel adalah Robert hooke dengan mengamati sayatan gabus, dia melihat adanya ruangan ruangan kecil yang menyusun gabus tersebut, dan ruangan itu diberi nama sel. Sebenarnya ruangan kecil itu bukanlah sel yang hidup melainkan sel yang telah mati, namun istilah sel masih digunakan hingga sekarang. Sel mengandung materi genetik yang dapat diwariskan dan memiliki struktur yang rumit dan saling berhubungan.
    Dan berikut adalah teori sel menurut para ahli:
    R. brown: "Sel merupakan ruangan kecil yang dibatasi oleh membran, yang didalamnya terdapat cairan (protoplasma)
    Schleiden dan Schwann: "Setiap tubuh tumbuhan & hewan tersusun dari sel"
    Felix dujardin: "Bagian terpenting dari sel hidup adalah cairan yang selalu terdapat disetiap sel hidup (protoplasma)"
    Max schultze: "Protoplasma merupakan struktur dasar makhluk hidup yang melangsungkan seluruh proses hidup"
    Rudolf virchow: "Omnis celulla e cellula (Setiap sel berasal dari sel sebelumnya)"
    R. strasburger: "Bahwa inti sel berasal dari inti sel sebelumnya yang terbentuk lewat pembelahan"
    S. bernand: "Bahwa inti sel mengatur pekerjaan sel dan merupakan struktur sel terpenting"
    More aboutPengertian sel