Showing posts with label hukum kekekalan kalor. Show all posts
Showing posts with label hukum kekekalan kalor. Show all posts

Termodinamika

Posted by Oji Bejo on Friday, January 31, 2014

1) Apa sih termodinamika itu?
Termodinamika merupakan sebuah ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara kalor dan usaha.
   - Hukum pertama termodinamika,  jika suatu sistem memperoleh energi dalam bentuk kalor dan pada saat yang sama kehilangan energi dalam bentuk usaha, maka perubahan energi dalam sistem tersebut adalah sama dengan besarnya selisih kalor dan usaha.



U = Energi dalam, yaitu energi yang tersimpan pada suatu benda karena pergerakan atom atom yang menyusun benda tersebut.
Q = Kalor, merupakan energi yang berpidah dari suhu tinggi ke suhu yang rendah. Q bernilai positif jika menerima kalor dan bernilai negatif jika kehilangan kalor.
W = Usaha luar, merupakan usaha yang oleh sistem karena hasil interaksi antara sistem dengan lingkungannya. Contohnya ketika sebuah tabung yang ditutup oleh piston yang bisa bergerak secara bebas pada salah satu ujungnya dan pada ujung yang lain diberi panas sehingga gas yang didalam piston tersebut suhunya naik dan bisa mendorong piston tersebut untuk bergerak keatas. Gas dalam tabung tersebut melakukan usaha luar. W bernilai positif jika usaha dilakukan oleh sistem dan bernilai negatif jika usaha dilakukan pada sistem.
   -  Hukum kedua termodinamika, kalor mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah secara spontan, namun tidak berlaku sebaliknya jika dilakukan secara spontan.

2) Apa yang dimaksud dengan isotermik, isokhorik, isobarik, dan adiabatik?
 - Isobarik, merupakan perubahan keadaan gas pada tekanan tetap. Pada proses isobarik usaha luar (W) dinyatakan oleh:

W = usaha luar
p  = tekanan
V  = volume

-Isokhorik, merupakan proses perubahan keadaan gas pada volume tetap. Jadi perubahan volumenya nol. Karena perubahan volumenya nol, maka proses isokhorik tidak memiliki usaha luar dan banyaknya kalor sama dengan perubahan energi dalam.



- Isotermik, merupakan proses perubahan keadaan gas pada suhu tetap. Jadi perubahan suhunya sama dengan nol.


U = energi dalam
m = massa
c = kalor jenis zat
Pada proses isotermik usaha luar bisa dicari dengan rumus:

n = molaritas
R = 0,081
T = suhu
V = volume

- Adiabatik, merupakan proses perubahan keadaan gas dimana tidak ada kalor yang masuk ataupun keluar dari suatu sistem,


3) Apa itu mesin carnot?
- Mesin carnot adalah suatu mesin yang mengubah hampir semua kalor menjadi usaha (bisa dinyatakan sempurna). Mesin ini tidaklah nyata, karena pada faktanya ada saja kalor yang hilang karena proses gesekan, konduksi, atau yang lainnya. Mesin ini digambarkan sebagai mesin yang memiliki satu silinder yang terisi gas ideal dan satu penghisap.










Grafik diatas menggambarkan siklus mesin carnot. Siklus mesin carnot terdiri dari dua proses adiabatik (dari d ke a dan dari b ke c) dan dua proses isotermik (dari a ke b dan daro c ke d). Pada siklus tersebut tidak terjadi proses perubahan energi dalam karena pada siklus tersebut reversible.

Usaha pada mesin carnot dinyatakan dengan:
W = Q1 - Q2
Q = kalor pada suhu tinggi
Q = kalor pada suhu rendah
Sedangkan efesiensi mesin carnot yaitu:
η = (W/Q1) x 100%
Nb:
 Q1 = T1
 Q2 = T2
More aboutTermodinamika

Kalor

Posted by Oji Bejo on Friday, July 26, 2013


Kalor adalah energi dalam yang berpindah dari suhu yang tinggi ke suhu yang lebih rendah. Sedangakan energi dalam yaitu semua energi seperti energi potensial atau kinetik yang tersimpan dalam suatu benda karena atom yang menyusun benda tersebut bergerak secara terus menerus.
Jika kita ingin mengukur berapa banyaknya kalor yang dimiliki oleh suatu benda, maka kita menggunakan rumus :


Q = kalor  !....jika tandanya + berarti menerima kalor, jika - berarti melepaskan kalor....!
m = massa
T = suhu
Ada satu lagi ni.. Jangan keliru antara kalor jenis (c) dengan kapasitas kalor (C) ya... Karena yang namanya kapasitas kalor itu rumusnya kalor jenis dikali dengan massa atau dituliskan C = c m.

Simple kan? hehehe..
Trus ada yang tanya, bagaimana jika banyaknya kalor yang diterima es pada saat mencair atau kalor yang diterima air untuk menguap??? apakah sama??

Jawabanya adalah BERBEDA...!
kenapa? karena pada waktu es itu sedang mencair atau air sedang menguap tidak terjadi perubahan suhu. Namun kalornya bertambah. Oleh karena itu untuk es yang mencair atau air yang menguap rumusnya adalah:
 

 
L = kalor lebur atau kalor uap
Yang terakhir tentang hukum kekekalan enerfi kalor, yaitu:
" Banyaknya kalor yang diterima suatu benda sama dengan kalor yang dikeluarkan oleh benda tersebut". Jika ditulis dengan rumus yaitu: Q lepas = Q terima.( harus hapal )

Karena kita gak suka orang yang cuma bisanya ngomongin teori maka kita langsung masuk ke soal.
(UMPTN 1995 rayon C)
 Soal. 
 Seseorang bermaksud mendidihkan 1,2 kg air dari 28 C dalam suatu panci berkapasitas kalor 50 kalori /C dengan menggunakan kompor listrik 500 watt, 220 volt. waktu yang diperlukan untuk maksud ini (dalam menit) adalah .... 

Jawab. 
Dalam hal ini, energi listrik (W = P t)  diubah menjadi  kalor .. maka W =  Q (air) + Q (kompor listrik). 
Perubahan suhunya yaitu 100 - 28 = 72, kenapa? karena waktu air mendidih suhunya adalah 100.
Sedangkan untuk kalor jenis air jika tidak diketahui, maka menggunakan yang standar yaitu (4200 J/ kg K)
Sip,.. tinggal dimasuk masukin aja,

P t =  C (kmpor) ^T (kmpor) + m (air) c (air) ^T (air)
500 t = 50 x (100 - 28) + 1,2 x 4200 x (100 - 28)
500 t = 366480
t = 732,96
karena yang diminta dalam menit maka hasilnya kita bagi 60. Jawabannya = 12.2
More aboutKalor