Kalor

Posted by Oji Bejo on Friday, July 26, 2013


Kalor adalah energi dalam yang berpindah dari suhu yang tinggi ke suhu yang lebih rendah. Sedangakan energi dalam yaitu semua energi seperti energi potensial atau kinetik yang tersimpan dalam suatu benda karena atom yang menyusun benda tersebut bergerak secara terus menerus.
Jika kita ingin mengukur berapa banyaknya kalor yang dimiliki oleh suatu benda, maka kita menggunakan rumus :


Q = kalor  !....jika tandanya + berarti menerima kalor, jika - berarti melepaskan kalor....!
m = massa
T = suhu
Ada satu lagi ni.. Jangan keliru antara kalor jenis (c) dengan kapasitas kalor (C) ya... Karena yang namanya kapasitas kalor itu rumusnya kalor jenis dikali dengan massa atau dituliskan C = c m.

Simple kan? hehehe..
Trus ada yang tanya, bagaimana jika banyaknya kalor yang diterima es pada saat mencair atau kalor yang diterima air untuk menguap??? apakah sama??

Jawabanya adalah BERBEDA...!
kenapa? karena pada waktu es itu sedang mencair atau air sedang menguap tidak terjadi perubahan suhu. Namun kalornya bertambah. Oleh karena itu untuk es yang mencair atau air yang menguap rumusnya adalah:
 

 
L = kalor lebur atau kalor uap
Yang terakhir tentang hukum kekekalan enerfi kalor, yaitu:
" Banyaknya kalor yang diterima suatu benda sama dengan kalor yang dikeluarkan oleh benda tersebut". Jika ditulis dengan rumus yaitu: Q lepas = Q terima.( harus hapal )

Karena kita gak suka orang yang cuma bisanya ngomongin teori maka kita langsung masuk ke soal.
(UMPTN 1995 rayon C)
 Soal. 
 Seseorang bermaksud mendidihkan 1,2 kg air dari 28 C dalam suatu panci berkapasitas kalor 50 kalori /C dengan menggunakan kompor listrik 500 watt, 220 volt. waktu yang diperlukan untuk maksud ini (dalam menit) adalah .... 

Jawab. 
Dalam hal ini, energi listrik (W = P t)  diubah menjadi  kalor .. maka W =  Q (air) + Q (kompor listrik). 
Perubahan suhunya yaitu 100 - 28 = 72, kenapa? karena waktu air mendidih suhunya adalah 100.
Sedangkan untuk kalor jenis air jika tidak diketahui, maka menggunakan yang standar yaitu (4200 J/ kg K)
Sip,.. tinggal dimasuk masukin aja,

P t =  C (kmpor) ^T (kmpor) + m (air) c (air) ^T (air)
500 t = 50 x (100 - 28) + 1,2 x 4200 x (100 - 28)
500 t = 366480
t = 732,96
karena yang diminta dalam menit maka hasilnya kita bagi 60. Jawabannya = 12.2
More aboutKalor

Mengenal Isi Laboratorium

Posted by Oji Bejo on Thursday, July 4, 2013

Hai sahabatku..(agak lebay dikit^_^)
Kali ini ane pengen ngenalin tentang apa aja yang akan kita gunakan di laboratorium SMA.
hehehe, luamayan kan.. kalo tau duluan sebelum guru kita njelasin.. Jadi lebih percaya diri.
Langsung ae number one..

1) Gelas beker : untuk mengukur volume larutan dengan ketepatan rendah.













2) Buret  : untuk mengeluarkan cairan pada proses titrasi














3) Labu erlenmeyer : - untuk penampung pada proses titrasi
                                    - untuk wadah pada proses pemanasan cairan













 -- Proses titrasi  = proses penetralan suatu cairan asam dan basa.

 



4) Tabung reaksi : sebagai wadah untuk mereaksikan zat - zat kimia











5) Pipet : mengambil suatu cairan dengan volume yang diinginkan
 














6) Spatula : untuk mengaduk atau mengambil zat padat.
 

 
More aboutMengenal Isi Laboratorium

Pemuaian Zat Padat, Cair, dan Gas

Posted by Oji Bejo on Saturday, June 29, 2013


Pemuaian yaitu perubahan bentuk atau volume suatu zat ketika dinaikkan suhunya.
Pada umumnya rumus pemuaian untuk semua jenis zat sama, kecuali yang berbentuk gas.
Untuk gas rumusnya yaitu:



ket : P = tekanan
       V = volume
       T = suhu (ingat!! harus dalam suhu mutlak atau kelvin)

sedangkan untuk zat padat dan cair yaitu:



ket :    = perubahan panjang, luas, dan volume zat padat atau perubahan volume zat cair
              = koefisien muai zat
             = luas, panjang, atau volume mula - mula.
        = suhu akhir dikurangi suhu awal (jangan abaikan positif atau negatifnya)

Langsung soal mawon.....

Soal (SBMPTN 2013 kode 132) :
Sebatang rel kereta api memiliki panjang 30 m ketika suhu 20 C. Untuk menguji sifat termal rel tersebut, maka dilakukan percobaan dengan menaikkan suhunya menjadi 40 C sehingga panjangnya menjadi 30,0075 m. Jika rel diuji pada suhu  -10 C, maka panjangnya menjadi ....

Jawab:
Diket : = 30
        = 40 - 20 = 20
        = 30,0075 - 30 = 0,0075
Ditanya : Berapa panjangnya pada suhu -10 C?

Kita cari dulu koefisien muai, maka:
0,0075 = 30 x 20 x 
= 0,0075 / 60 = 0.000125
setelah itu mencari panjang dengan suhu uji kedua.
= 30 x 0.000125 x (-10 - 20) = -0,1125

            = 30 + (-0,1125) = 29,98875

More aboutPemuaian Zat Padat, Cair, dan Gas

Serba - Serbi Persamaan Kuadrat

Posted by Oji Bejo on Thursday, June 20, 2013






Assalamualaikum,,,,,,,
langsung praktek rumus mawon nggeh,,,,

- Soal
Akar - akar persamaan kuadrat dari    adalah x(1) dan x(2). Jika x(1) = 3x(2) maka nilai c adalah?

a) 10
b) 11
c) 12
d) 13
e) 14


- Jawab
ac(k + 1)^2 = kb^2

maka,
1(c)(3 + 1)^2 = 3(-8)^2
16c = 64 (3)
c = 4 (3) = 12
More aboutSerba - Serbi Persamaan Kuadrat

Tidak bisa diakarkan?

Posted by Oji Bejo on Thursday, February 7, 2013


Ada yang tau akar dari 3? 5? 7? atau bilangan - bilangan lain yang tidak bisa diakarkan?. Tentunya tau dong.... Ambil kalkulator, trus dipencet - pencet. ketemu deh... hahahaha...

Mimin tau cara kalkultornya ngitung nieh,,,. Simak ea..


Berpakah akar dari 3?

Coba pehatikan gambar di bawah : (inget kalo V = akar)













V3 = 1 + (2/3) =  5/3 .

Mboten percoyo. monggo dicek di kalkulator.

Caranya :
- Cari angka yang bisa diakarkan sebelum angka yang akan dicari akarnya (umpamakan dengan P).
- Cari angka yang bisa diakarkan sesudah angka yang akan dicari akarnya (umpamakan dengan Q).
- Tambahkan akar dari angka pertama yang bisa diakarkan dengan hasil bagi dari A (selisih dari angka yang akan diakarkan dengan angka sebelumnya yang bisa diakarkan) dan B( selisih dari angka sesudahnya yang bisa diakarkan dengan angka sebelumnya yang bisa diakarkan).
More aboutTidak bisa diakarkan?

Cara Menghafal Cos dan Sin

Posted by Oji Bejo on Saturday, August 11, 2012

Just share aja,,, Saya dapet trik ini dari guru les saya yang intinya matematika itu bukan dihafal, tapi diingat dan dibiasakan dengan soal.

Langsung aja,
1. Cara mengingat sudut istimewa sin dan cos.
Lihat gambar di bawah













Untuk mengingat sin kita mulai dari jari keligking, sedangkan untuk cos kita mulai dari ibu jari. Mudah bukan???

Lalu bagaimana dengan yang dikuadran 2,3 dan 4 seperti sin 120?
Coba kita perhatikan lagi gambar di bawah ini..





Kalian ingat bukan??
Ya, betul. Dikuadran satu (0 - 90) semua positif, sedangkan di kuadran dua (diatas 90 sampai 180) hanya SIN yang positif, dikuadran tiga (diatas 180 sampai 270)  hanya TAN , dan kikuadran empat (diatas 270 sampai 360)  hanya COS yang positif.

Caranya:
- TENTUKAN HASILNYA, APAKAH POSITIVE ATAU NEGATIVE (Ingat tentang kuadran!)
- TAMBAHKAN ANGKA PERTAMA DENGAN ANGKA KEDUA.
- JIKA ANGKA PERTAMA GANJIL MAKA HASILNYA MENGGUNAKAN
 KEBALIKANNYA ( SIN KEBALIKAN DARI COS).
- JIKA ANGKA PERTAMA GENAP MAKA HASILNYA TETAP.

Contoh:
   - Sin 120 ?
jawab:
1) Sin 120 di kuadran 2, maka hasilnya positif.
2) 1 + 2 = 3
3) Angka pertama ganjil, maka hasilnya menggunakan kebalikannya yaitu COS.

Maka hasilnya =  - Cos 30 = - 1/2 V3 ( V = akar). Mudah bukan ???
More aboutCara Menghafal Cos dan Sin

Sistem sugesti (pencernaan) pada manusia - part 1

Posted by Oji Bejo on Thursday, July 26, 2012

Kita memasukkan makanan ke dalam tubuh dengan cara ditelan, cara ini disebut dengan digesti. Oleh karena itu system pencernaan pada manusia disebut juga dengan system digesti. Manusia mencerna makanan dengan dua cara, yaitu:
- Secara mekanik (dengan gerakan), cara terdapat pada mulut (gigi dan lidah), kerongkongan, lambung dan usus.
- Secara kimiawi (dengan bantuan cairan kimia), cara ini terdapat pada mulut (kelenjar saliva), lambung (HCl, pepsin, lipase, renin) dan pada usus. Sistem pencernaan pada manusia terdiri dari saluran pencernaan (mulut, faring, esophagus, lambung, dan usus) dan kelenjar pencernaan.

Organ manusia yang berperan dalam system pencernaan adalah sebagai berikut:
- Mulut
Mulut adalah tempat pencernaan makanan pada manusia. Didalam mulut makanan dicerna secara mekanik oleh lidah dan gigi dan secara kimiawi oleh kelenjar saliva.
A) Gigi, pada manusia gigi dibagi menjadi:
      1) Gigi susu, yaitu gigi yang pertama kali tumbuh yang terdiri dari 20 gigi dengan rincian sebagai berikut:









      2) Gigi dewasa, yaitu gigi yang tumbuh setelah gigi susu patah. Terdiri dari 32 gigi dengan rincian sebagai berikut:









- I = Insisivus / gigi seri, berfungsi memotong  makanan.
-C = Coninus / gigi taring, berfungsi mencebik cabik makanan.
-P = Premolar / gigi geraham depan, berfungsi mengunyah makanan.
-M = Molar  / gigi geraham belakang, berfungsi untuk mengunyah makanan.

B) Lidah, berfungsi untuk membolak balikkan makanan dan mencegah makanan kembali ke mulut
C) Kelenjar saliva Saliva adalah cairan yang keluar dari kelenjar saliva. Saliva berfungsi untuk menjaga suhu mulut, membantu proses penelanan, dan untuk mencerna makanan secara kimiawi karena didalamnya terdapat enzin ptyalin (enzim yang memecah gugus glukosa).
Pada mulut terdapat 3 kelenjar yang mehasilkan saliva, yaitu:
- Glandula parotis; terletak di bawah telinga.
- Glandula sublingualis; terletak di bawah lidah bagian dalam.
- Glandula submaksilaris; terletak di bawah lidah.












- Faring
 Faring merupakan saluran pendek yang menjadi pertemuan antara udara dan makanan.

- Kerongkongan (esophagus)
 Kerongkongan berbentuk seperti tabung dan memliki dinding yang tebal. Lapisan dindingnya terdiri dari otot memanjang dan otot melingkar, oleh karenanya pada kerongkongan terjadi gerak persitaltik(gerak bergelombang yang disebabkan oleh kontraksi san relaksasi otot yang berurutan) yang berfungsi untuk meremas makanan.

- Lambung (ventrikulus)













Lambung merupakan saluran pencernaan yang didalamnya terdapat banyak kelenjar yang menghasilkan secret ( senyawa hasil sekresi kelenjar). Lambung terdiri dari 3 bagian, yaitu:
- Kardiak ; bagian atas. Pada kardiak terdapat sfinkter kardiak yang akan membuka jika makanan akan masuk ke lambung
- Fundus; bagian tengah
- Pylorus; bagian bawah. Pada pylorus terdapat sfinkter yang akan membuka jika ada rangsangan dari HCl pada lambung.
Dalam lambung terdapat kelenjar yang menyekresikan tiga zat yang membantu mencerna makanan secara kimiawi, yaitu:
- Lendir lambung
- Hormon gastrin, merupakan hormon yang merangsang lambung menyekresikan getah lambung.
- Getah lambung, di dalam getah lambung terdapat berbagai zat, sebagai berikut:
   a) HCl, berfungsi untuk membunuh kuman, merangsang sfinkter pylorus, dan mengaktifka pesinogen menjadi pepsin.
   b) Pepsin, yaitu enzim yang memecah protein menjadi pepton.
   c) Lipase, yaitu enzim yang memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
   d) Renin, yaitu enzim yang menggumpalkan protein susu (kasein)

- Hati dan pankreas














Hati dan pankreas merupakan pertumbuhan dari usus bagian depan yang berkelenjar. Keduannya menghasilkan enzim yang membantu proses pencernaan.
Hati merupakan kelenjar terbesar yang terdapat pada tubuh manusia, fungsi hati dalam sistem digesti yaitu
- Menghasilkan empedu, yang berfungsi untuk menetralkan kimus yang bersifat asam.
- Detoksifikasi, yaitu menetralkan racun obat dan minuman alkohol
Sedangkan fungsi pankreas yaitu mengeluarkan getah pankreas yang mengandung berbagai zat sebagai berikut:
- Natrium bikarbonat, yaitu zat yang bersifat basa dan berfungsi untuk membantu menetralkan kimus.
- Nuklease, yaitu zat yang berfungsi menghidrolisis asam lemak dan nukleotida.
- Lipase pankreas, yaitu zat yang berfungsi untuk menghidrolisis lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
- Amilase pankreas, yaitu zat yang berfungsi memecah gula menjadi campuran glukosa dan maltosa.
- Protease, yaitu enzim yang memecah protein menjadi pepton.
More aboutSistem sugesti (pencernaan) pada manusia - part 1